Part 1 - SKENARIO SI CORONA

Tahun 2020 ini di awali dengan berbagai kejadian tidak mengenakan, mulai dari berita banjir (lagi) di Jakarta, perang dagang yang cukup bar-bar antara Amerika dan Cina, demo besar di Hongkong, lautan natuna yang di gentayangi Cina. 

Itu adalah masalah yang cukup menyita perhatian media dan rakyat Indonesia. Gak cukup sampai di situ aja, ujug-ujug ada virus baru yang nongol di Wuhan berjuluk corona virus disease a.k.a COVID-19 (19 atau 2019 adalah tahun dimana virus ini terdeteksi). Kalau kalian ingin tau lebih lanjut tentang wabah ini sudah banyak artikel yang jauh lebih detail membahas dan menerangkannya. Untuk permulaan, aku ingin bahas sisi negatif yang jarang kita lihat di portal media dan mungkin sedikit mengarah ke teori konspirasi.

Baca sambil ngopi ya biar fokus dan gak gagal paham,hehe..


Picture by cnbcindonesia.com

Banyak teori tentang awal mula virus ini, yang paling umum kita baca dan dengar adalah virus ini berasal dari Wuhan yang berasal dari kelelawar, banyak pihak yang menuding Cina membuat alibi itu sampai akhirnya otoritas setempat menuduh pihak militer Amerika yang membawa virus ini ke Cina. 

Ada juga yang mengatakan ini adalah ‘kebocoran’ bahan kimia yang berasal dari lab biochemical Wuhan Institute of Virology yang berstatus Biosafety Level 4 (lab yang menangani tingkatan checimacal yang paling berbahaya,seperti SARS dan EBOLA). 

Atau kalian pernah baca kalau virus ini adalah virus lama yang sudah di temukan 7 tahun lalu oleh dokter berkebangsaan Mesir, dr.Ali Mohamed Zaki  yang pada akhirnya di pecat oleh pemerintah Arab Saudi karena sudah dianggap ‘melangkahi’ kewenangan pemerintah dengan mengirimkan contoh virus ke virology yang berada di Amsterdam-Belanda . 

Bahkan ada beberapa sumber yang menyatakan ini adalah skenario yang sudah di ciptakan di tahun 2010 oleh  Rockefeller Foundation dalam bentuk “kajian akademis”. Yang artikelnya bisa kalian akses Disini.

Masih banyak lagi teori tentang awal mula virus ini, kita asumsikan jika virus ini benar-benar ciptaan manusia, lalu oleh siapa? dan apa tujuannya? Mungkin jawaban yang paling logis adalah virus ini di gunakan sebagai senjata biologis yang bertujuan untuk depopulation atau pengurangan jumlah penduduk secara global yang juga dimaksudkan untuk membuat perekonomian dunia runtuh dan membuat 1 mata uang tunggal sesuai konspirasi dari Elite Global tentang tatanan dunia baru/ New World Order (yang bisa kita lihat di uang dollar Amerika). Dan alasan lainnya adalah sampai di tujuan akhirnya yaitu, penanaman chip di tubuh kita untuk mengontrol semua manusia yang ada di dunia.

Beberapa sumber mengatakan virus ini telah di ‘modifikasi’ dengan menambahkan Asam Amino yang fungsinya untuk mempercepat daya penyebaran dan penularannya. Itulah alasan kenapa di awal wabah ini jumlah orang yang terinfeksi terkasan ditutup-tutupi.

 Seperti video yang sempat viral dari salah seorang perawat di Wuhan yang mengatakan  sebenarnya sudah ada 90.000 orang lebih yang sudah terinfeksi, sebelum akhirnya video itu di takedown oleh otoritas setempat. Di Indonesia pun cukup unik, virus ini cukup lamban menyebar padahal mobilitas & interaksi kita dengan orang lain cukup tinggi. Saat negara-negara lain sudah mulai heboh karena pasien corona meningkat drastis, kita masih terbilang cukup santai karena yang diumumkan terinfeksi pertama hanya 2 orang. Apakah itu benar??

Penyebaran virus ini cukup ‘tepat sasaran’ karena kebetulan yang sangat kebetulan bertepatan dengan tahun baru rakyat Tiongkok. Yap,  Chinnese New Year adalah migrasi terbesar di dunia, tahun 2018 saja tercatat 385 juta warga tiongkok bermigrasi dari desa ke kota dan begitu juga sebalik nya. Bayangkan dalam satu bulan berapa orang yang akan terjangkit virus ini?

Bagaiman jika itu terjadi di Indonesia??


Ini salah satu foto mayat yang tergeletak di pinggir jalan, di suatu kota Ekuador.
Picture by news.detik.com

Efek dari wabah ini sangat terasa di semua kalangan masyarakat, dari rakyat jelata sampai kaum golongan atas. Banyak dari kita kehilangan pekerjaan, pebisnis gulung tikar, pemain saham ambyar, karena efek yang timbul cukup signifikan di berbagai sektor bahkan para pelajar pun juga harus belajar di rumah. Jika keadaan ini berlanjut berlarut-larut bisa di pastikan tingkat kriminalitas akan naik pesat. Di tambah sudah mulai banyak berita residivis yang di tangkap lagi setelah beberapa hari keluar dari penjara berkat kebijakan ‘lucu’ pemerintah, bukan lagi pemerkosaan, pencurian sepeda motor, atau narkoba, melainkan penjarahan toko-toko yang menyediakan bahan pangan. 

Mirip tragedi 1998, aku ingat betul karena aku salah satu anak yang beruntung bisa selamat dari tragedi keji itu. Pekerjaan di minimarket dan toko swalayan akan jadi pekerjaan dengan resiko tertinggi. Mungkin ada masanya dimana orang akan berkelahi karena berebut tisu, mie instan akan jadi barang mewah, jangankan beras, ladang jagung dan kebun ubi akan jadi ladang baku hantam. Mereka yang kuat dalam fisik adalah mereka yang mampu hidup, setidaknya sampai beberapa minggu, sampai mati bergeletakan, apakah mungkin akan jadi seperti beberapa pasien meninggal akibat corona yang terjadi di kota Guayas – Ekuador (6703 kematian di 2 minggu awal bulan April 2020) karena pemerintahnya di anggap gagal dalam mengantisipasi masalah Corona ini. Klik link video, Klik Disini.

Mati karena corona atau mati karena kelaparan?

Bagaimana perasaan mu membaca artikel diatas?

Terlepas dari fakta yang ada, kita akan selalu dekat dengan teori-teori konspiras yang mungkin sengaja dibuat orang untuk memperkeruh suasana atau mungkin malah membukakan kebenaran yang ada. Inilah yang terjadi di media sosial kita sekarang, kita di sesaki berita mengerikan yang selalu dekat dengan kematian bahkan kitapun lebih senang menyebarkan berita mereka yang mati, mereka yang terjangkit daripada mereka yang sembuh dan mereka yang menolak menyerah.  Lalu apa yang bisa kita lakukan dan yang bisa kita harapkan dari pemerintah kita saat ini?

Baca artikel selanjutnya :

Part 2  -   INDONESIA VS CORONA
Part 3  -   TERIMAKASIH CORONA

Comments

Popular posts from this blog

GEAR ANTI RIBET SAAT TRAVELLING ALA MASBAY

ALAS PURWO BANYUWANGI - HUTAN ANGKER SAMPAI KERAJAAN JIN